Kamis, 27 November 2014

Cara Memasang Behel | Kawat Gigi

Cara Memasang Behel | Kawat Gigi

Sebelum kita membahas Cara Memasang Behel alangkah baiknya kalau anda mengetahui kegunaan memasang behel itu sendiri. Behel sebenarnya menurut para dokter gigi digunakan untuk merapikan letak dan susunan gigi yang mungkin kurang rapi atau menumpuk yang biasanya sering menimbulkan masalah pada mulut contohnya bau mulut dan kebersihan gigi itu sendiri. Selain itu, behel dapat bermanfaat untuk memperbaiki mekanisme mengunyah, pencernaan, pengucapan dalam bertutur tetapi di Indonesia sekarang lebih sering kita jumpai orang yang memakai behel hanya untuk gaya atau mengikuti tren saja atau menurut istilah saya untuk memperbaiki tampilan wajah agar lebih trendy.. :)
Padahal sebenarnya memasang behel itu juga ada bahayanya. Bahaya atau efek buruk yang muncul setelah memasang behel diantaranya, kawat gigi bisa merusak posisi gigi.Tulang yang memegang gigi akan rusak dan bisa membuat gigi goyang. Hal ini merupakan kerugian besar yang tidak bisa dibayar, karena gigi kalau sudah goyang tidak bisa dicekat lagi.
Perlu anda ketahui juga memasang behel tidak semudah yang anda pikirkan karena memasang behel yang benar memerlukan proses pemeriksaan, foto susunan gigi  dan cetakan gigi pasien untuk mengetahui posisi gigi yang memang betul perlu perbaikan. Perlu diperhatikan memasang kawat gigi harus dilakukan oleh ahlinya agar tidak menimbulkan efek samping.

Nah.. Sekarang kita akan bahas tentang Cara Memasang Behel.
1. Pakailah Behel karena kebutuhan
Pakailah behel kalau memang anda butuh untuk merapikan atau kesehatan gigi anda, jangan memasang behel karena ingin ikut gaya dan tren karena memasang behel tidak semudah yang anda bayangkan serta bisa memberikan efek buruk untuk gigi anda bila anda tidak memasang behel dengan benar.
2. Dokter Khusus
Pastikan anda memasang behel kepada ahlinya yaitu dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel yaitu spesialis orthodonti.
3. Jenis Behel Atau Kawat Gigi
Ada berbagai jenis behel ada yang terbuat dari metal, clear/transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Atau ada juga behel dengan penahan karet/karet pengikat bracket (kotak yang ditempel di gigi) ini paling disukai oleh kaula muda karena bantalan karetnya bisa berwarna-warni.
4. Efek Behel
Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.
5. Wajib Dilakukan Pemakai Behel
Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

Ada juga hal yang dilarang saat menggunakan behel yaitu melepas atau menyetel kawat gigi karena bisa merubah susunan yang sudah ditetapkan.

Demikian pengetahuan tentang Cara Memasang Behel jangan lupa baca Tips Kesehatan yang lainnya agar kita bisa sehat dalam kondisi apapun.
Terima kasih telah membaca artikel Cara Memasang Kawat Gigi ,

2 komentar: